News

Irak Tegaskan Wilayahnya Tak Boleh Dipakai Serang Iran

Istanbul (KABARIN) - Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani menegaskan negaranya tidak akan membiarkan siapa pun menggunakan wilayah Irak sebagai basis serangan terhadap Iran saat berbicara lewat telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Rabu.

Sudani menekankan kalau menyerang wilayah Irak adalah pelanggaran kedaulatan dan akan melemahkan upaya Baghdad untuk mengakhiri perang dan membuka kembali jalur dialog, meskipun Irak tetap menghormati keamanan dan kedaulatan Iran, menurut pernyataan resmi kantornya di X.

Ia juga mengatakan, “penolakan dan kecaman Irak terhadap perang tidak adil yang menargetkan Iran, menekankan keprihatinan negaranya terhadap keamanan dan perdamaian di kawasan dan masyarakat persaudaraannya.”

Sudani menambahkan Irak siap mendorong upaya mengakhiri perang dan kembali ke “logika dialog dan solusi damai, jauh dari bahasa kekerasan yang mengancam keamanan dan stabilitas regional dan internasional.”

Serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari dan sejak itu menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Ayatollah Ali Khamenei yang merupakan pemimpin tertinggi, serta lebih dari 150 siswi.

Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi basis militer AS, sehingga pasar global terguncang dan harga energi melonjak.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: